Menjaga Kekeluargaan dengan Tradisi Saman “Roa Lo Roa Ingi” di Gayo Lues

0
498
Dok. Published Ilang Using Ijo

Gayonese Documentary, Gayo Lues – Jamuan tari saman dan bines dua hari dua malam (roa lo roa ingi) antara kampung Simpur Jaya, kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara dengan Penosan Sepakat, Kecamatan Blangjerango, Gayo Lues dilaksanakan pada 3-4 Juli 2017 lalu di Penosan Sepakat sebagai tuan rumah.

Pelaksanaan ini adalah balasan dari jamuan saman tahun lalu, dari pantauan terlihat warga dan pemuda sangat antusias mempersiapkan tempat (bangsal), selain itu juga diselingi dengan latihan grup penari saman dan bines pada malam hari.

“Kesiapan tempat, penari dan penyambutan tamu (jamu) sudah terlaksana 90 persen, sisanya tinggal eksekusi pada hari H,” terang Samin, ketua pemuda setempat.

Menariknya, jamuan saman kali ini dilaksanakan lintas kabupaten yaitu Gayo Lues dengan Aceh Tenggara. Karena itulah pelaksanaan ini menjadi istimewa bagi warga, lokasi yang jauh menjadi terhambat untuk bersilaturahmi.

“Daerah yang jauh menjadi latar belakangnya, akhirnya kita musyawarah bersama, dan diputuskan pelaksanaannya,” lanjut Samin di lokasi acara.

Untuk diketahui, tradisi jamuan saman bagi masyarakat gayo merupakan upaya untuk mencari saudara baru dari kampung/daerah tertangga, dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari aturan dan norma yang sudah turun temurun dari pendahulunya.[]

***

Redaksi Gallery Gayo (www.gallerygayo.com) menerima karya Foto dan Video, serta tulisan tentang Budaya, Wisata, Kuliner, dan Kearifan Lokal Dataran Tinggi GAYO.Karya dapat dikirim ke surel web.gallerygayo@gmail.com dengan menyertakan data diri.

Narahubung: 0852 7728 3334

***
Ikuti kami di
Facebook: Ilang Using Ijo
Fanpage & YouTube: Gallery Video Photo
Twitter & Instagram: @Gallery_Gayo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here