{FOTO} Tanpa Pelana, Joki Cilik Berpacu di Arena

0
197
Dok. Rio Alfinda

Gayonese Documentary, Aceh Tengah – Perlombaan pacuan kuda tradisional yang diadakan di Arena Pacuan Kuda H. M. Hasan Gayo Belang Bebangka, Pegasing, memasuki semifinal pada Sabtu, 26 Agustus 2017. Acara ini diselenggarakan dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-72.

Terdapat 20 ronde atau pertandingan yang ada dalam kegiatan ini. Uniknya, pacuan kuda tradisional ini ditunggangi oleh joki yang merupakan anak-anak dan remaja tanpa pengaman apapun atau bahkan pelana. Berikut adalah foto-foto yang diabadikan Rio Alfinda, saat berkunjung ke dataran tinggi Gayo.

Suasana lapangan dari atas tribun penonton sebelum pertandingan dimulai, tampak banyak tenda yang digunakan untuk berjualan dan menonton langsung dibalik pagar pembatas arena. (TJ/Rio Alfinda)
Suasana lapangan dari atas tribun penonton sebelum pertandingan dimulai, tampak banyak tenda yang digunakan untuk berjualan dan menonton langsung dibalik pagar pembatas arena. (Dok. Rio Alfinda)
Penonton mulai memadati tribun, tim pengamanan juga disiapkan untuk berjaga-jaga. (TJ/Rio Alfinda)
Penonton mulai memadati tribun, tim pengamanan juga disiapkan untuk berjaga-jaga. (Dok. Rio Alfinda)
Saat gate dibuka sebagai tanda dimulai, empat peserta mulai memacu kuda untuk memenangkan pertandingan. (TJ/Rio Alfinda)
Saat gate dibuka sebagai tanda dimulai, empat peserta mulai memacu kuda untuk memenangkan pertandingan. (Dok. Rio Alfinda)
Seorang joki anak yang mencoba mengejar ketertinggalan. (Dok. Rio Alfinda)
Seorang joki anak yang mencoba mengejar ketertinggalan. (Dok. Rio Alfinda)
Peserta lain yang bersiap-siap menuju gate untuk bertanding. (TJ/Rio Alfinda)
Peserta lain yang bersiap-siap menuju gate untuk bertanding. (Dok. Rio Alfinda)
Dua joki ini bersaing untuk saling susul di sebuah tikungan. (TJ/Rio Alfinda)
Dua joki ini bersaing untuk saling susul di sebuah tikungan. (Dok. Rio Alfinda)
Arena yang kering mengakibatkan jalanan berdebu saat balapan. (TJ/Rio Alfinda)
Arena yang kering mengakibatkan jalanan berdebu saat balapan. (Dok. Rio Alfinda)

Pengirim adalah Rio Alfinda, mahasiswa Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here